Di Bukit Harapan

Posted: Mei 8, 2013 in Puisi Jiwa
Tag:, , , , , ,

Aku terpukau pada gemerlap bintangSumay-20130505-00164

Terpana pada indahnya bulan

Lalu Terkurung pada lingkaran kenangan

Dan kini di bukit harapan

Aku menuliskan impian

 

Berbaur dengan alam dengan rasa yang membuncah

Berkontemplasi dengan jutaan kata, terangkai indah

Membuka tabir  kesunyian

Lalu Aku mendenganr irama akustik alam

Langit sedang bersenandung

Menemani indahnya rasa yang sudah lama tersimpan

Sepi…. Sunyi…. Namun penuh arti

 

Oh… malam berikan aku penawar akan kerinduan

Mendamaikan cinta yang slalu menguatkan

Dan untuk rasa yang pernah tenggelam

Bulir-bulir keheningan kan meleburkan duka

Menghilang dibalik senyuman tulus

Lembut… perlahan… tenang… namun sarat perhatian

 

Diantara retorika semesta

Aku kembali bergumam tentang indahmu

Karena detak cinta ini mulai terpacu riang

Kala membayangkan sesosok bidadari yang telah membangkitkan…

Terus memberi dorongan

untuk menuliskan keindahan

Aku rindu padamu, rindu pada masa yang telah dijanjikan

Yaitu masa dimana semua bayangan terbias menciptakan jutaan warna, menghiasi kanvas-kanvas semesta, melukiskan rasa dengan romansa, lalu bernyayi menuliskan asa kita yang sedang terjalin mesra….

Cinta itu keindahan, ia adalah sebuah kekuatan untuk menciptakan keajaiban..

Karena Kau adalah ungkapan sastraku

Dan Kau jualah yang telah menjadi puisi – puisi indahku

Dari bukit harapan ku haturkan salam untuk pantai kerinduaan

 

Miss u…

Komentar
  1. wennyirar mengatakan:

    hadewwwww……..

  2. Rani mengatakan:

    yang lagi rindu cie..cie…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s