Untukmu Kenangan

Posted: Maret 1, 2012 in Puisi Jiwa
Tag:, , , , ,

Syair Perpisahan

Bukan syair-syair itu yang menggugah, siraman bunga itu terguyur menumbuhkan sayap-sayap cinta, semerbak wangi ditaman hati. Sekelompok awan berterbangan, lebat, bergumul, menaungi. Buih-buih sungai kian mengkerut dipantai hampir terabai.

Guratan-guratan fana dunia tertikam ketulusan sang jiwa. Qalbu melantun sepi, ucapan pergolakan raga. Berlalu dan pasti berlalu Seuntai cita terbelit cinta. Ada bulir-bulir air menggerimis. lalu pergi.

Puisi Penjelasan

Kawan……..

Biarkan kenangan itu menjadi motivasi hati

tapi jangan biarkan peristiwa fana menjadi kerinduan tak bertepi

karena tujuan penciptaan tak akan pernah lepas dari diri

dan waktupun tak kenal kata berhenti….

ayo mantapkan cita

lalu yakinkan asamu itu nyata

karena kuasa Tuhan itu ada

dan selalu indah pada waktunya….

Komentar
  1. […] mengapa tulisan ini dianggap sebagai kenangan, sebuah rajutan sutra berbentuk sastra yang menyenangkan. Tiap kata yang dituliskan seakan […]

  2. […] Dan untuk rasa yang pernah tenggelam […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s