Kenangan dan Ketenangan

Posted: Januari 1, 2013 in Muhasabah Hati
Tag:, , , ,

_DSC0316Hari ini aku mendapatkan ketenangan, sebuah kekuatan lama untuk membangun angan-angan. Kadang ada sedikit kebosanan, karena hampir setiap tulisan yang kubuat selalu berwujud nasihat terlebih objeknya sangat subjektif. Tapi itulah ungkapan yang melegakan, itulah awal hentakan yang akan menggairahkan…ada perasaan kenapa kita harus memilih jalan yang salah bila ingin merasakan, apakah itu hanya alasan untuk sebuah kekhilafan. Ataukah kita benar-benar bisa menghindar saat akibat darinya datang, tak ada yang tahu batas kebaikan dari seseorang, walau ia punya fitrah tapi sepertinya ia tetap membutuhkan penunjuk arah. Ternyata fakta tak menjadi jawaban harapan, ia malah menghancurkan. Saat kesombongan datang, timbullah kelemahan. Raga ini menjadi malas dan jiwa ini terus memelas, aku malu… pada hatiku yang beku, atau pada jalan pikiran yang kian kaku. Sifat alpha seakan menjadi bagian, aku heran ditengah kepastian, merasa gamang ditengah bayangan, apakah ini kemunduran? Langkahku bertepi angan, sebuah realita yang terabaikan atau bahasa ini sulit memberi pemahaman?

Itulah mengapa tulisan ini dianggap sebagai kenangan, sebuah rajutan sutra berbentuk sastra yang menyenangkan. Tiap kata yang dituliskan seakan melepaskan tiap beban yang dirasakan, tiap barisannya seakan iring-iringan pawai yang memberi hiburan, karena setiap duka tak harus lara aku berusaha menyuburkan cinta, sebuah rasa yang sangat dirindukan. Menjadi asa dalam kehidupan, tuhan kapan aku mendapatkan? Manusia selalu kagum pada keindahan, itu juga maksudku pada tulisan yang kurangkaikan, kadang ada jeda untuk merenungkan, tapi yang penting dari itu semua adalah kejernihan. Karena jernih adalah symbol ketenangan yang kerap dapat membawa manfaat aliran pada air mata kehidupan.

Tahukah kau apa itu kebosanan? itu seperti sebuah gundukan yang memberi hambatan, ibarat sebuah alasan ia selalu memberi kebingungan lalu menerbangkan asa dalam kemunkaran. Dan walaupun setiap angkara tak harus murka maka ia butuh ekspresi jiwa, agar energy ini tidak berkumpul pada satu sisi, lalu apa artinya? Kita selalu punya pilihan temans, secara umum pilihan Cuma ada 2 yaitu kebaikan atau keburukan, apakah kita ingin bangun disaat siang atau malam, atau tidur diantara keduanya. Memang alasan merasakan terlihat mengasyikkan, tapi tidak jika dasarnya mengalami kerusakan. Saat sadarku datang kutahu ini belum terlambat, masih ada waktu untuk bertobat, walau harus menghadapi pekat dan bersimpuh penat, waktu akan memberi batasnya, Karena kealpaanku pada waktu yang terus berjalan, sabarku hilang….dan itulah awal kebimbangan. Tapi aku senang, karena kembali mendapat pelajaran, aku bersyukur karena hancurku belum terlanjur, seperti pikirku bilang itulah doa dalam keberkahan, itulah hikmah dalam persaudaraan, atau bahkan itulah ganjaran dari keikhlasan,….oh tuhan kapan kemuliaan itu bisa kembali kudapatkan, lumuran nafsu ini telah melalaikan, aku hanya bisa menaruh angan dalam lukisan, sebuah pemandangan indah yang kini sedang kupikirkan, aku sudah menyiapkan bahan tapi kenapa rasa ini selalu butuh motivasi untuk menggerakkan, walau kadang itu kejelekan, aku tak pernah mau mengharapkan, setidaknya kini. Inilah wujudku dalam diri manusiawi, selalu terluka oleh hati, semoga hikmahmu yaTuhan selalu datang mengobati…………amiiiin

25 April 2008

01.20 AM

Catatan Lama, Semangat Lama untuk Kini dan masa depan nanti

Komentar
  1. Yuli Andriansyah mengatakan:

    Terima kasih postingannya, Maul. Tetap semangat. Salam. Yuli Andriansyah.

  2. Maul Khan (@Hemza02) mengatakan:

    Sama sma mas yulii….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s