Menyelami Keunikan Budaya Toraja yang Mendunia

Posted: Desember 21, 2012 in Lomba Blog, Pesan Sosial
Tag:, , , , , ,

IMG00497-20100620-1240Toraja – Mungkin yang terlintas dipikiran orang awam adalah sebuah masyarakat di utara Sulawesi selatan yang sangat kental menjaga budayanya, terutama budaya pemakamannya yang sangat khas, mahal dan penuh dengan makna. Budaya itu biasa dikenal dengan sebutan adat tradisional Rambu Solo. Sebuah prosesi upacara pemakaman khas Toraja. Yang maknanya untuk mengenang dan menghargai sanak keluarga yang telah meninggal dunia. Selain itu, mungkin juga ada yang mengenal toraja melalui bentuk rumah adatnya yang unik dan tempat pemakamannya yang berada dibukit-bukit, namun tahukah anda, itu hanya sebagian saja dari kekayaan bumi toraja, masih ada kuliner khas toraja, tariannya, agrowisata, dan wisata alamnya yang sangat indah.

Dan untuk memperkenalkan itu semua, Pemerintah Kabupaten Toraja akan mengadakan event pariwisata tahunan yang bertajuk Lovely Toraja December 2012.  Event ini sekaligus mengajak masyarakat toraja yang tersebar di seluruh penjuru dunia dan wisatawan lainnya diseluruh penjuru dunia untuk” Toraja Mamali” atau rindu toraja. Karena di even lovely toraja tahun ini ada beberapa keunikan diantaranya sepanjang 40 km lebih masyarakat yang berada di jalan poros Salubarani hingga Rantelemo akan menghiasi pekarangan mereka dengan berbagai ornamen memeriahkan Natal dan Tahun Baru 2013. Selain itu juga akan ada pemancingan salib raksasa di Barreng Kurra pada tanggal 15 Desember 2012, dan pemecahan rekor MURI dalam menghiasi pohon natal di Sepanjang jln Poros Salubarani-Rantelemo.Semua itu dilakukan guna mendukung Upaya menjadikan Toraja sebagai warisan dunia (World Heritage).

Budaya – Toraja atau sering disebut bumi lakipadada ini juga menawarkan beberapa keunikan budaya lokalnya yang sangat original diantaranya adalah rumah adatnya. Dalam bahasa Suku Toraja, rumah adat yang sekilas terlihat seperti perahu atau kepala kerbau itu sering disebut dengan sebutan “Tongkonan” yang berarti “duduk”. Hal tersebut diartikan sebagai tempat “duduk” untuk bermusyawarah antar warga masyarakat suku Toraja. Dan Itu artinya masyarakat Toraja sebenarnya telah mengenal sistem demokrasi sejak beratus ratus tahun yang lalu.

Dalam hal pemakaman, suku Toraja sangat terkenal menjaga adat istiadatnya. Di bumi lakipadada ini, pemakaman biasanya selalu erattorajaMakasarBig2 hubungannya dengan status sosial dan kerbau. Makin banyak kerbau yang dikorbankan makin tinggi status sosialnya. Hal ini dikarenakan masyarakat Toraja percaya bahwa para arwah memerlukan kerbau sebagai kendaraan menuju Puya (dunia arwah atau akhirat) dan semakin banyak kerbau yang disembelih maka akan semakin cepat arwah tersebut mencapai tempat peristirahatan. Setelah itu, suku Toraja mempunyai tradisi untuk menempatkan jenazah para terdahulunya di dalam goa, makam batu yang berukir atau digantung di tebing. Mereka percaya semakin tinggi jenazah ditempatkan, maka semakin cepat pula sang arwah mencapai Puya.

Selain budaya, tanah toraja juga menawarkan beberapa wisata sejarah. Salah satunya adalah Objek wisata Lemo. Disini para wisatawan akan disuguhi peninggalan-peninggalan nenek moyang suku toraja yang punya kepercayaan terhadap paham animisme (kepercayaan terhadap benda hidup atau mati) dan pemujaan terhadap leluhur. Berbeda dengan mayoritas masyarakat Toraja kini yang banyak menganut paham nasrani. Bukti dari fakta sejarah tersebut, dapat dilihat dari beberapa benda yang menjadi simbol pemujaan masa lalu yang masih terjaga. Berkeliling diobjek wisata lemo ini, akan memberikan pengalaman baru bagi anda tentang nuansa kehidupan ribuan tahun yang lalu, sebuah catatan sejarah yang tak lekang oleh zaman dan masih bisa dirasakan hingga zaman sekarang.

Alam – Nah.. bagi pecinta alam dan kegiatan alami lainnya. Di Toraja juga terdapat beberapa pilihan wisata alam diantaranya, pemandian air panas Makula, letaknya tidak jauh dari kota Rantepao hanya sekitar 28 km atau 20 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. Disini para wisatawan dapat merasakan sensasi berendam di air hangat dengan suhu yang paling tinggi mencapai 43,6 derajat celcius.

Selain itu juga ada objek wisata memancing di Barereng, Lembang Limbong Sangpolo, kecamatan Kurra. Di lokasi ini pengunjung memancing, sekaligus menikmati terpaan air terjun setinggi kurang lebih 20 meter dengan pemandangan hijau pepohonan yang akan menambah nikamatnya suasana. Apalagi special di event lovely Toraja Desember tahun ini, ada pemancingan salib raksasa yang tentunya akan semakin memeriahkan kesan liburan akhir tahun anda di tanah Toraja.

Kesuburan tanah toraja dan kesejukan alamnnya telah menjadikan tanh toraja negri yang subur dan hal itu juga merupakan anugrah tersendiri dari yang maha kuasa. Sehingga banyak dari penduduk local yang memanfaatkannya untuk bercocok tanam dan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Dan salah satu hasil bumi unggulan yang dimilki tanah toraja adalah kopi. Komoditas ini sudah direncanakan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang untuk menjadi objek agrowisata yang bisa menambah daya tarik wisatawan. Lokasi agrowisata ini kedepannya akan dikelola secara khusus untuk memperlihatkan kepada wisatawan cara menanam, memelihara, memetik, mengolah hingga menikmati kesegaran kopi Toraja sambil menikmati keindahan alamnya.

Kuliner dan Cinderamata

Dan setelah anda menikmati sensasi budaya tanah toraja, keindahan alamnya maka tidak lengkap rasanya bila anda tidak mencicipi wisata kulinernya. Maka bila berkunjung ke Toraja, sempatkanlah untuk mencicipi nikmatnya Kapurung. Kuliner khas Toraja yang satu ini selain nikmat juga kaya akan gizi. Secara komposisi, kapurung mengandung berbagai macam protein hewani, seperti ikan bandeng yang diamasak dengan bumbu kuning serta ikan teri yang digoreng renyah. Selain gizi yang berasal dari protein hewani, Kapurung juga kaya akan gizi nabati. Hal ini dikarenakan didalam campuran Kapurung terdapat bayam, kacang panjang, kangkung, ontong (jantung) pisang, daun labu merah yang masih muda, dan juga irisan jagung muda. Sedangkan  untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat, kapurung mempunyai sagu yang dibentuk bulat yang mirip seperti bakso.

Bagi para wisatawan hal terkahir yang biasanya dicari adalah cinderamata, hal itu sebagai bukti kita pernah berkunjung ke tanah toraja sekaligus sebagai oleh-oleh untuk keluarga, kolega dan sahabat yang belum sempat berkunjung kesana. Nah.. untuk Cinderamata khas Toraja ini wisatawan dapat menuju pusat Kota Rantepao. Disana terdapat banyak sekali toko yang menawarkan beragam bentuk cinderamata  seperti kain tenun, patung, golok, ukiran, miniatur rumah tongkonan dari yang kecil sampai yang besar hingga gantungan kunci dengan model adata-adat tanah Toraja. Dan untuk oleh-oleh makanan, anda bisa membeli Depa Tori. Depa Tori adalah makanan khas Toraja yang bentuknya kecil, garing dan rasanya mansi, terbuat dari beras ketan dan dilumuri dengan gula merah diseluruh permukaannya.

Menarik sekali bukan?, jadi apalagi yang anda tunggu? mari segera nikmati liburan akhir tahun anda dengan berkunjung ke Tanah Toraja apalagi pada bulan desember ini Pemerintah Kabupaten Toraja akan mengadakan event pariwisata tahunan yang bertajuk Lovely Toraja December 2012 yang puncaknya terjadi pada tanggal 27 Desember 2012. Di dalamnya akan diadakan berbagai macam acara yang menampilkan potensi kesenian dan budaya Toraja. Dan berikut adalah jadwal kegiatan “Lovely Toraja December 2012 :

  1. Jelajah Sepeda wisata tgl 1 s/d 2 Des.
  2. Rakit Tradisional 5 Des. Bungin Pantan
  3. Jalan Santai 7 Des. Makale
  4. Trekking 10 Des. Burake Sangngalla
  5. Lomba Mancing 15 Des. Barereng Kurra
  6. Panjat Tebing 17 Des. Tana Toraja
  7. Lomba Tangkap Ikan 18 Des. Makale
  8. Lomba Pohon Natal Hias 20 s/d 25 Des. Sepanjang jln Poros Salubarani-Rantelemo
  9. Pameran Kuliner Dan Kerajinan 20 sd 31 Des. Makale
  10. Atraksi tambahan pertunjukan Seni dan Budaya dari Kab di Sulsel 23 dan 26 Des. Makale
  11. Parade Busana Toraja 26 Des. Makale
  12. Saluputti Mamali 26 sd 29 Des. Saluputti Ulusalu
  13. Puncak Lovely Desember dan Natal Oikumene 27 Des. Makale
  14. Reuni Katolik 28 Des SMA Katolik. Makale
  15. Malam APRESEASI BUDAYA (MAB II) SSN 29 Des Lap. Basket. Makale
  16. Pesta Kembang api dan tutup tahun 31 Des. Plasa Makale

Inilah saat yang tepat bagi anda mengisi liburan natal dan tahun baru di tanah Toraja, dan tetap dukung toraja sebagai warisan dunia.

–> Artikel ini diikut sertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh MyMakassar.com <–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s