Apprenticologi, Apa sih artinya?

Posted: Desember 21, 2012 in Riset Ilmiah
Tag:, , , ,

Bila diantara temans ada yang sudah membaca postingan, Rumusan Apprenticologi Ala Maul. Mungkin ada yang bertanya, apa sih yang dimaksud dengan Apprenticologi, ilmu jurusan apa tuh? Penasaran? Yuk Mari kita bahas….

Secara bahasa Apprenticologi berasal dari 2 kata yaitu Apprentice dan logi. Apprentice berasal dari bahasa inggris yang artinya adalah orang yang  sedang belajar suatu keahlian sedangkan logi berasal dari bahasa yunani yang ilmu. Jadi secara definisi apprenticologi adalah ilmu yang secara khusus mengkaji, menelaah dan menjelaskan tentang idealitas belajar dan logika pengetahuan bagi seorang manusia yang sedang belajar suatu keahlian, atau banyak keahlian. Ilmu  ini secara khusus juga menangkap fenomena-fenomena yang dialami mereka yang sedang belajar, berdasarkan tinjauan empiris, baik dari kondisi, keadaan psikologi, hingga pencarian hakikat ilmu itu sendiri. Tujuannya diharapkan mampu memberikan pemahaman bagi seseorang tentang hakikat ilmu pengetahuan, lalu memudahkannya untuk menguasainya dan mengolahnya menjadi ilmu baru kembali.

Secara umum, definisi ilmu ini mirip epistimologi dalam kajian filsafat. Namun bedanya disini, apprenticologi berusaha memasukkan unsur – unsur psikologi manusia dalam kajiannya. Jadi bisa dibilang apprenticologi adalah gabungan epistimologi dan psikologi pendidikan. Lebih jauh lagi ilmu ini akan mengkaji pikiran-pikiran seseorang ketika dihadapkan pada suatu ilmu pengetahuan, perasaan bingung, mumet, ga nyambung-nyambung atau menganggap gampang. Semua akan dikaji secara sistematis menggunakan variable-variabel psikologi yang mempengaruhi untuk kemudian dihadapkan dengan ilmu pengetahuan sebagai objek netral yang akan dilogikakan, harapannya bisa menghasilkan metode yang tepat tentang tips dan cara menguasainya materi pengetahuan tersebut.

Jadi setidaknya ada 2 tujuan yang diharapakan dari ilmu apprenticologi, yang pertama adalah menemukan metode belajar yang mudah, cepat dan tepat bagi seorang pembelajar berdasarkan kondisi psikologi mereka, yang kedua adalah memberikan gambaran “gampang” dari suatu ilmu pengetahuan sehingga lebih mudah di cerna dan dipelajari bagi orang awam sekalipun. Sehingga secara ekstrem manusia bisa mempelajari banyak hal secara otodidak, dengan kemempuan untuk belajar dari apa yang ia lihat, dengar dan rasakan. Dalam kajian ilmu ini kita akan belajar memanfaatkan keunikan 5 panca indra untuk mempelajari banyak hal yang berbeda. Jadi tidak hanya membaca ataupu  menulis, tapi juga melihat, mendengar dan merasakan. Sehingga ilmu itu bisa tersimpan kuat dalam sanubari, dan selalu siap untuk digunakan suatu saat nanti.

Siapa bapak ilmu apprenticologi, jawabannya belum ada? Kenapa? Karena yang nulis ilmu ini belum jadi bapak-bapak hehe…  masih muda euy. Mungkin sebagian dari teori ini sudah ada yang menulisnya dalam accelerated learning atau metode belajar lainnya. Namun perbedaan disini, metode yang digunakan sangat empiris berdasarkan tinjauan logis, baru dicocokan dengan metode yang fleksibel dan bersifat praktis. Sehingga antara subjek pembelajar dan objek ilmu pengetahuan menemukan “predikat” yang mempu menyatukan keduanya dan mnejadi kalimat majemuk yang sempurna.

By: Maul

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s